Kamis, 30 Maret 2017

Buka-Bukaan Anggaran Pemerintah Untuk Demo, Ternyata Jumlahnya Sangat Besar




Heronesia.com - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono mengungkapkan bahwa maraknya demonstrasi telah merugikan masyarakat Jakarta dikarenakan besarnya anggaran yang harus dikeluarkan pemerintah. 

"Yang jelas, kalau Anda makin sering demo, pasti mengurangi jatah untuk masyarakat, terutama dalam pembangunan. Karena demo itu, untuk menanganinya, yang demo butuh keluar duit, yang menangani juga keluar duit. Pasti," kata Sumarsono.

"Pasti akan keluar uang dan uang yang seharusnya digunakan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dan pendidikan buat rakyat terpaksa dialihkan untuk menangani demo," tuturnya.

"Jadi, makin banyak demo, makin berkurang biaya pelayanan untuk masyarakat dan pelayanan publik," imbuhnya.

Dia pun menambahkan pemerintah tidak memberi pos pada keperluan pengamanan aksi demonstrasi. Pemprov DKI Jakarta biasanya mengalihkan sementara buat menutup anggaran tersebut.

"Pemerintah nggak pernah menganggarkan, misalnya tahun ini sekian untuk demo. Karena demo nggak pernah dianggarkan secara rutin, sistemik di dalam proses planning. Musrenbang tidak pernah ada target handle sekian juta untuk demo, nggak ada," ujarnya.

Untuk menilik berapa besar anggaran yang dikeluarkan untuk mengamankan demontrasi, sebelumnya, Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian menyebutkan anggaran yang dikeluarkan untuk mengamankan pada Aksi Bela Islam II atau yang kemudian dikenal dengan 'Aksi 4 November' atau 'Aksi Damai 411' mencapai Rp 33 miliar dengan menerjunkan sekitar 20.000 personel kepolisian.

Adapun untuk pengamanan Aksi Bela Islam III atau aksi 212 yang dilaksanakan pada 2 Desember 2016, dana yang dikeluarkan pemerintah lebih banyak yaitu mencapai Rp 43 miliar. Pihak kepolisian bahkan mengerahkan sebanyak 27 ribu gabungan Polri dan TNI dalam aksi tersebut.

Ternyata aksi-aksi tersebut membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Jika ditotal hingga sekarang ini, jumlah anggaran yang dikeluarkan pihak kepolisian untuk aksi bela islam II dan III saja sudah menghabiskan biaya lebih dari Rp 76.000.000.000 alias 76 miliar rupiah.








Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement