Rabu, 12 April 2017

Awas Lho Jangan Panggil Saya Doktor Nanti Saya Denda Satu Juta Dolar

susi


Saat pertemuan masyarakat Indonesia dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Dr. (HC) Susi Pudjiastuti di Jepang, terlihat jelas backdrop, latar belakang, dengan tulisan Dr (HC) Susi Pudjiastuti. Namun Susi tak mau dipanggil pakai titel Doktor.

"Awas lho jangan panggil saya pakai Doktor nanti saya denda satu juta dolar," paparnya kepada si penanya yang disambut tawa semua yang datang.

Diakuinya saat ditawarkan mendapatkan gelar Doktor tersebut oleh Universitas Indonesia dia semula tak mau, "Kalau saya dapat gelar itu ya harus ikut test. Alhamdullilah saya diuji dan dapat angka 9 dan tampaknya jadi Doktor harus dapat angka sembilan kata mereka," kembali disambut tawa yang hadir kemarin (12/4/2017).

Seusai pertemuan masyarakat Susi diwawancarai Radio Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) di Jepang.

Ada beberapa hal yang ditanya oleh sang pewawancara, misalnya mengenai kewanitaan dan pendidikan sang menteri.

"Soal kewanitaan, kalau memang mau maju ya lupakan tentang gender. Semua memiliki kesempatan dan peluang yang sama. Memang kita akui beda soal fisik. Tapi hanya itu saja. Jadi buat apa, kita, kaum wanita membatasi diri sendiri soal peluang. Kita bisa sukses sama seperti para pria," katanya.

"Kedua, soal mengapa saya berhenti sekolah, karena saya tidak cocok dengan sistim sekolahan. I choose my own way. Saat itu saya belum tahu kerja apa. Saya cuma tidak cocok saja sama sekolah saat itu lalu saya take a different way."

Mengingat masa lalunya itulah, Susi memberikan nasihat kepada pelajar Indonesia dan masyarakat Indonesia di Jepang agar memanfaatkan kehidupannya dengan baik selama di Jepang.


"Nikmatilah kesempatan untuk hidup dan kerja di sini yang jauh lebih baik, jika kita bandingkan dengan saudara di Afrika. Ambilah pelajaran tentang keteladanan dan integritas masyarakat Jepang yang luar biasa," katanya. 




Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement