Jumat, 28 April 2017

Fahri Hamzah Bilang KPK Jangan Sok Gagah




Heronesia.com - Soal penetapan Miryam sebagai buron, KPK sudah berkoordinasi dengan Polri. KPK menyurati Kapolri agar memasukkan nama Miryam ke daftar pencarian orang (DPO). Miryam menjadi buron setelah mangkir dari dua kali panggilan KPK.

Wakapolri Komjen Syafruddin mengatakan Polri sudah mengerahkan satgas untuk mencari Miryam. Satgas sudah melakukan pencarian.

"Tanpa ada permintaan itu yang namanya DPO ya kita akan cari. Tanpa ada permintaan, sudah turun tim. Satgas-nya sudah jalan. Kita backup KPK," ujar Syafruddin.

Syafruddin mengaku telah bertemu langsung dengan Ketua KPK. Dia mengatakan sepenuhnya akan mendukung upaya KPK mencari Miryam.

"KPK di-backup oleh Polri. Saya sudah ketemu Ketua KPK langsung waktu musrenbang," tuturnya. 

Sementara itu, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengaku bingung akan langkah KPK menetapkan Miryam S Haryani sebagai buron. Fahri menyebut keputusan KPK itu tidak tepat.

"Saya nggak mengerti apa definisi buron itu ya. Saya dengar lawyer-nya masih memberi keterangan yang bersangkutan sakit, orang itu tidak buron," ujar Fahri.

Menurut Fahri, seharusnya KPK tak menetapkan status buron kepada Miryam. KPK seharusnya lebih dulu bernegosiasi dengan pengacara Miryam.

"Nggak usah diumumkan buron begitu, cari saja. Negosiasi dengan lawyer-nya dulu. Jangan menggunakan ruang publik untuk mengintimidasi proses hukum," tuturnya. 

"Kata lawyer-nya ada, sakit, nggak usah dibilang buron. Itulah, KPK suka begitu. Jangan sok gagah kayak dia yang kerja aja di republik ini. Santai aja," ucap Fahri.






Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement