Sabtu, 08 April 2017

Haikal Sipembobol Ratusan Situs Besar Itu Ternyata Hanya Lulusan SD

haikal


Sosok hacker yang bikin heboh gara-gara bobol ratusan situs di Indonesia, mulai terungkap. Sosok Sultan Haikal jadi viral di media sosial dan disebut hacker ganteng.

Remaja pria berusia 19 tahun itu sukses meretas ratusan situs yang ada di tanah air. Tak cuma situs milik swasta atau perusahaan, Haikal juga meretas situs pemerintah bahkan situs Polri.

Namun, aksinya harus terhenti sementara setelah Haikal ketahuan meretas situs tiket.com. Haikal ditangkap petugas Direktorat Cyber Bareskrim Polri di rumah orangtuanya, di Perumahan Pesona Gintung Residen, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (30/3).

Meski memiliki otak brilian, pendidikan formal Haikal ternyata tak tinggi. Haikal terakhir sekolah hingga SMP namun tak lulus. Alhasil, ijazah pendidikan formal Haikal hanyalah tamatan SD.

Seorang wanita bernama Shabrina Jasmine mengaku sebagai kakak Haikal. Dalam postingan di akun instagramnya, Shabrina menyebut Haikal sebagai sosok yang sangat pintar.

Haikal biasanya akan mengirimkan pesan kepada pengelola situs-situs besar bahwa situsnya tidak aman. Namun tak selamanya pihak yang diperingati percaya, bisanya merekalah yang dikerjai oleh kemampuan Haikal.

"Karena dia terbilang muda banyak yang tidak percaya bahwa webnya dimasuki adik saya, tapi sekarang kalian percaya kan," tulis Shabrina.

Haikal belajar secara otodidak. Dia punya kemampuan yang luar biasa di bidang IT. Soal sekolah yang tak lulus SMP, kuasa hukum Sultan Haikal, Ramdhan Alamsyah menyebut kliennya memang lebih berminat mempelajari IT daripada sekolah.

"Dia tidak sekolah bukan karena tidak mampu. Dia orang berada, tapi sejak SD memang dia tertariknya soal IT," kata Ramdhan.

Sementara itu, Kepolisian Republik Indonesia berencana merekrut Sultan Haikal (19), pembobol situs atau hacker untuk membantu penegakan hukum. Rencananya, perekrutan dilakukan setelah proses hukum terhadap pemimpin kelompok pembobol situs bernama Gantengers Crew itu rampung.

"Bagi kami tentu merangkul mereka penting dalam upaya untuk mencegah kerusakan-kerusakan dan kerugian," kata Kabagpenum Divhumas Polri, Kombes (Pol) Martinus Sitompul di Mabes Polri, Jumat (7/4).


Sebelumnya, anggota Direktorat Cyber Crime Bareskrim Polri menangkap tiga orang diduga pelaku pembobol situs-situs online. Dari hasil membobol situs online salah satunya tiket.com, MKU, AI, dan MTN meraup keuntungan hingga Rp 1 miliar. 




Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement