Minggu, 09 April 2017

Isu SARA Bisa Bikin Anies-Sandiaga Benar-Benar Untung




Heronesia.com - Wakil Sekjen DPP Partai Gerindra, Andre Rosiade, menegaskan bahwa pasangan nomor urut 3 itu tidak akan menerapkan aturan syariah di Jakarta. Bahkan, spanduk terkait hal itu sudah dicopot. 

"Anies kedepankan Pancasila dan keberagaman beragama," kata Andre.

Sementara itu, Ketua Umum Rumah Gerakan 98, Bernard Haloho, merasa sebelum Pilgub DKI dimulai, isu SARA begitu masif, yang mana diduga digunakan oleh kelompok tertentu untuk menyerang figur Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok). Terutama agar masyarakat tidak mendukungnya.

Menurut Bernard, efek tersebut semakin terasa. Sehingga tidak menutup kemungkinan menggerus suara Ahok- Djarot di masyarakat. Meski pada akhirnya tetap memenangi dalam putaran pertama. Namun, kondisi ini tetap harus diwaspadai pada putaran II.

"Gerakan kelompok ini bisa saja tidak memiliki hubungan baik langsung atau tidak langsung dengan pasangan Anies-Sandi," jelas Bernard.

Menurut Bernard, gerakan kelompok itu menguntungkan Anies-Sandi. Bila dikaji lebih strategis, dampak kerugian bukan hanya dimiliki pasangan Ahok-Djarot, tetapi masyarakat secara luas.

"Sikap yang ditunjukkan oleh pasangan Anies-Sandi untuk meredam, melarang apalagi tegas menyatakan dengan sungguh-sungguh bahwa mereka menentang keras gerakan kelompok yang membahayakan eksistensi bangsa, tidak terlihat oleh publik masyarakat sikap tersebut dari Anies-Sandi," jelasnya.

"Pilkada DKI memang penting karena menjadi parameter politik nasional. Seharusnya momentum ini digunakan paslon yang bertarung untuk menunjukkan ke publik masyarakat sikap politik yang inklusif, toleran, keragaman sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Bukan dengan retorika tetapi sungguh nyata dengan sikap dan perbuatan," terangnya.






Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement