Sabtu, 08 April 2017

Jokowi Kirimkan Tas dan Peralatan Sekolah Lainnya ke SD di Pedalaman Borneo


sd borneo, jokowi


Anggit Purwoto, guru ikut program Sarjana Mendidik Daerah Terdepan, Terluar, Tertinggal (SM3T) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengunggah video kondisi siswa SDN 04 terletak di Desa Sungkung, Kecamatan Siding, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Miris.

Seragam bocah-bocah ini lusuh. Warnanya sudah menguning. Tak lagi putih seperti dipakai pelajar di kota-kota besar. Coba tengok ke bawah. Celana sudah tak bisa dikancing. Kaki mereka dekil, hanya sandal butut sebagai pelindung. Boro-boro berpikir beli sepatu.

Sekarang lihat yang mereka tenteng. Hanya kantong kresek. Anak-anak ini tak memiliki tas. Alat tulis, buku pun harus berbagi satu sama lain saat belajar. "Pak Jokowi minta tas," kata salah satu siswa.

Video tersebut viral hingga dilihat oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Juru Bicara Kepresidenan Johan Budi memastikan Presiden Jokowi akan memenuhi permintaan anak-anak itu. Melalui sekretaris pribadinya, Johan menyebutkan Jokowi meminta untuk diantarkan permintaan anak-anak SD tersebut yaitu berupa tas sekolah dan juga sekaligus mengirimkan perlengkapan sekolah lainnya.

"Presiden langsung memerintahkan kepada sespri (Sekretaris Pribadi) untuk melihat dan mengeceknya secara langsung. Kemudian tim sudah berangkat ke sana, kemarin tanggal 6 (April) akan memberikan bantuan paket perlengkapan sekolah," kata Johan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (7/4).

Johan mengatakan peralatan sekolah dari Jokowi tak hanya diberikan kepada anak-anak yang meminta melalui video. Namun, seluruh anak-anak yang bersekolah di SD 04 Sungkung itu akan menerima bantuan dari Kepala Negara.

"Kalau SDN 04 Sungkung ada sekitar 140 siswa. Itu paketnya berisi seragam, tas sekolah, perlengkapan sekolah seperti buku tulis, alat tulis, ada tempat air minum, kemudian juga dilengkapi sepatu, gambar peta Indonesia, buku dan lain-lain yang berkaitan dengan (kegiatan sekolah) itu," kata Johan.

Tak hanya itu, Johan menjelaskan bantuan dari Presiden tak hanya diberikan ke SD 04 Sungkung, namun akan pula diberikan ke SD lain yang membutuhkan yang lokasinya masih di sekitar dekat dengan SD 04 Sungkung.


"Di daerah perbatasan itu Presiden juga meminta Sespri untuk mengirimkan timnya. Itu juga membantu SDN 09 di Senoleng, SDN 10 di Medeng, SDN 11 di Senebeh, kemudian juga SDN 07 di Kaput," ujar Johan. 

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement