Sabtu, 15 April 2017

Pak Anies, Saya Takut Setengah Mati Kalau Bapak Menang




Heronesia.com - Jakarta sudah berubah bagus sejak Pak Jokowi menjadi Gubernur, lalu dilanjutkan oleh Pak Ahok. Saya melihat Pak Ahok SUKSES MENGELOLA APBD DKI JAKARTA dengan berbagai pembangunan yang bonafit, pelayanan terpadu bebas pungli, perbaikan fasilitas kerakyatan yang modern dan kesejahteraan yang tersistem secara professional. Pak Ahok sangat paham apa yg dibutuhkan warga Jakarta, sehingga kebutuhan kami terpenuhi satu persatu.

Lalu bapak ingin memecat beliau, dengan program yang hanya bisa bapak ucapkan secara BAHASA tanpa bisa kami bayangkan hasilnya seperti apa.

Bapak itu kalau merasa lebih mampu dari Pak Ahok, ya kasih tahu kami program-program unggulan bapak secara gamblang, sehingga kami paham, bukan cuap-cuap yang isinya ANGIN MAMIRI doang sepoy-sepoy dan bikin ngantuk.

Bapak kalau merasa lebih jago dari Pak Ahok, kasih tahu kami program=program andalan bapak yang tidak hanya mampu MEMBUAI kami, tapi juga mampu membuat kami yakin memilih bapak karena kami bisa melihat KEUNTUNGAN yang pasti akan kami peroleh.

Yang saya lihat, bapak itu hanya membuat opini menyesatkan.
1. Program DP rumah 0 rupiah yg sulit dimengerti
2. Program nyontek yang cuma ditambahi SALIB (+)
3. Program OK OCE yang 100% hasil bajakan dari para pengusaha muda.
4. Program syariah yang diingkari dan membuat kami bingung sebenarnya bapak mau buat perda syariah atau enggak, kok mbulet kayak kentut dalam ruangan kedap udara.
5. Program rangkul semua, tapi bapak sebarkan spanduk-spanduk yang menyakiti hati umat Islam pemilih Ahok.
6. Program tolak penggusuran, tapi bapak mau buat rusun untuk relokasi, yang malah membuat kami yakin bahwa bapak nggak paham arti relokasi itu apa, lebih-lebih arti penggusuran.
7. Program tolak reklamasi, tapi bapak bingung menjelaskan arti mensejahterakan nelayan seperti apa sehingga kami malah menangkap bapak mau kongkalikong dengan pengembang reklamasi untuk NGIBULIN NELAYAN dengan iming-iming yang nggak kelihatan gambarannya.
8. Program transportasi terintegrasi dengan angkot yang harganya lebih mahal dari ongkos bus trans jakarta. Ini bapak mau ngajak kita ngirit atau malah tekor sih?
9. Program kasih duit EM EMAN ke RW yang justru akan dimakan RW nya tanpa bisa kami nikmati. Kami sih sudah tahu bahwaa duit EM EMAN itu sebagai kompensasi ke RW yang telah bantu bapak MENOLAK KAMPANYE relawan Ahok dan berhasil menyumbangkan suara kepada bapak di TPS-TPS yang dia kuasai. Ini trik KOTOR. Bukan pro rakyat tapi pro RW saja. Emangnya warga bapak RW doang???
10. Program TERROR kepada pendukung-pendukung Ahok yang kontinyu sejak subuh hingga Isya melalui corong-corong masjid, sehingga RUMAH ALLAH telah bapak rubah menjadi RUMAH PENDUKUNG BAPAK SAJA. Nah ini yg paling biadab pak. Apakah Bapak gak merasa jadi BIADAB?
11. Program tebar FITNAH untuk mencari-cari kesalahan Ahok, terutama menyikapi hasil kerja Ahok selama ini yg bapak PUTAR BALIKKAN seolah2 Ahok TIDAK PRO MUSLIM... TIDAK PRO RAKYAT KECIL.
12. Program aksi-aksi berjilid untuk menolak Ahok, menolak gubernur non muslim, menolak penista agama. Padahal bapak orang pinter dengan gelar bererot yang kalo dituliskan di selembar kertas bisa panjang dan penuh, tapi bapak MENAFIKKAN KEHEBATAN Ahok, malah menebalkan isu SARA agar Ahok DIBENCI DAN DITOLAK. Ini gak FAIR pak. Permainan bapak tidak sportif dan jauh dari kata ELEGAN.

Kalau mau BERSAING DENGAN PAK AHOK, sebaiknya bapak JUJUR aja. Gak perlu maen curang. Bukankah bapak pernah jadi dosen? Atau bapak cuma dosen cabutan yg gak memahami arti kata FAIRPLAY?

Sungguh saya makin ngeri mengikuti sepak terjang KAMPANYE bapak. Bukannya tertarik memilih bapak malah saya TAKUT SETENGAH MATI KALO BAPAK MENANG. 












Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement