Sabtu, 29 April 2017

PPP Kirim Surat Protes Karena Tak Diberi Kesempatan Bicara Oleh Fahri


ppp

Heronesia.com - Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Romi) menyayangkan sikap pimpinan DPR Fahri Hamzah saat pengambilan keputusan hak angket KPK. Romi mengaku segera melayangkan surat protes untuk Fahri karena tidak mendengarkan instruksi dari fraksi.

"Kami menyesalkan atas keputusan pimpinan rapat paripurna yang tidak mengindahkan intruksi dari Fraksi-Fraksi di DPR. Maka itu, Fraksi PPP akan melayangkan surat protes secara tertulis kepada pimpinan DPR," kata Romi melalui keterangan tertulis, Sabtu (29/4/2017) malam.

Romi juga menyebut hak angket merupakan keputusan sepihak. Lantaran saat diketok, Fahri tidak mendengarkan suara dari fraksi-fraksi dan sebagian anggota juga melakukan walk out.

"Karena itu proses keputusan hak angket itu cacat hukum. Karena hanya keputusan sepihak tidak secara demokratis, karenanya kita PPP dengan tegas menolak angket KPK," tegasnya.

Hal senada disampaikan Wasekjen PPP Achmad Baidowi. Pria yang karib disapa Awi itu menyebut suara fraksinya tak didengarkan pimpinan.

"Dalam paripurna, kami tak didengarkan pimpinan. Kemungkinan surat protes resmi kami kirimkan Selasa (2/5)," tegas dia.

Sebelumnya diberitakan Fraksi PKS dan PAN protes karena pimpinan sidang mengetok palu secara sepihak padahal masih banyak interupsi penolakan. Selain itu belum semua fraksi diberikan kesempatan menyampaikan pandangannya.

Namun saat itu Fahri sudah terlanjur mengetok palu tanda usulan hak angket diterima. Sikap Fahri itu membuat seluruh anggota Fraksi Gerindra walk out dari ruang sidang.

Soal inisiator hak angket KPK pun tak ada yang mau memberikan datanya. Hampir semua pimpinan DPR dan pimpinan Komisi III mengaku tidak mengetahui. Sementara Fahri selalu mengklaim jumlah pengusul telah memenuhi syarat. Daftar inisiator hak angket akhirnya beredar di kalangan wartawan dan diketahui ada 26 anggota yang membubuhkan tandatangan.

Namun data itu merupakan daftar inisiator sesaat setelah rapat Komisi III dan KPK menggelar rapat alot. Dalam perjalanannya, ada anggota yang mengundurkan diri dan mencabut dukungan setelah mendapat perintah dari fraksi.


"Dari komisi III DPR adalah lanjutan permohonan angket yang ditandatangani 25 pengusul dari 8 fraksi, besok dipersilakan pengusul untuk dibacakan," ujar Fahri Hamzah usai rapat bamus sebelum sidang paripurna, Kamis (27/4). 


Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement