Rabu, 10 Mei 2017

Fadli Zon "Ngotot" Buni Yani Dibebaskan




Heronesia.com - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dinyatakan majelis hakim terbukti melakukan tindak pidana dalam Pasal 156a KUHP, yakni secara sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan permusuhan, penyalahgunaan atau penodaan terhadap suatu agama. Ahok pun divonis hukuman pidana penjara selama 2 tahun. 

Menanggapi itu, Wakil Ketua DPR Fadli Zon meminta Buni Yani segera dibebaskan statusnya sebagai tersangka.

"Kalau menurut saya, logika saja, apa urusannya Buni Yani. Buni Yani hanya mengutip apa yang ditayangkan pemprov (DKI) dan tak ada pengeditan substansi. Buni Yani tak salah, harus dibebaskan, itu kriminalisasi," ujar Fadli.

Majelis hakim dalam persidangan vonis Ahok yang digelar kemarin (9/5), menyebut peran Buni Yani sebagai salah satu orang yang mengunggah video pidato Ahok di Kepulauan Seribu tak menimbulkan keresahan di masyarakat. Fadli pun berkata segala tuduhan ke Buni Yani harusnya gugur. 

"Harusnya dengan Ahok bersalah, apa yang disampaikan Buni Yani dengan sendirinya gugur," kata dia. 






Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement