Sabtu, 06 Mei 2017

Politisi Gerindra Ini Mohon Negara Lindungi Fadli Zon




Heronesia.com - Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, melaporkan pemilik akun Twitter Nathan P Suwanto ke Bareskrim Mabes Polri di Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta Pusat, Senin (1/5). Pelaporan didasari atas cuitan Nathan yang diduga mengancam melakukan pembunuhan terhadap Wakil Ketua Umum Partai Gerindra tersebut.

Wakil Ketua Advokat Cinta Tanah Air (ACTA), Agustiar, selaku Kuasa Hukum Fadli Zon menjelaskan, dasar hukum yang digunakan untuk melapor ke Bareskrim Polri yaitu UU Nomor 11 taun 2008 tentang ITE khususnya pasal 28 ayat 2 mengenai penyebaran ujaran kebencian atau permusuhan yang ancaman hukumannya 6 tahun penjara dan pasal 29 mengenai ancaman kekerasan yang ditujukan secara pribadi yang ancaman hukumannya 12 tahun penjara.

"Bukti-bukti yang kami serahkan hari ini adalah tautan dan foto tampilan tweet terkait. Selain itu kami juga menyerahkan nama-nama dua orang saksi yang mengetahui terjadinya penyebaran tweet," kata Agustiar.

Wakil Ketua Komisi VIII dari Fraksi Gerindra, Sodik Mujahid mendukung langkah hukum yang dilakukan Fadli Zon. 

"Fadli sudah benar melaporkan hal tersebut ke Bareskrim," ujar Sodik.

Menurutnya, ancaman terhadap seseorang tidak dibenarkan. Apalagi ancaman bernada menghilangkan nyawa orang lain atau pembunuhan. Dia mengingatkan, negara memiliki peran untuk memberikan perlindungan terhadap semua warga negara. Termasuk Fadli Zon.

"Negara harus memberikan kepastian jaminan perlindungan keamanan bagi siapa saja, Apalagi bagi pejabat setingkat wakil ketua DPR," tegasnya.







Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement