Kamis, 18 Mei 2017

Seharusnya Rizieq Gentleman Seperti Ahok




Heronesia.com - Dalam kasus chat sex, polisi telah menetapkan Firza Husein menjadi tersangka. Firza dijerat Pasal 4 ayat 1 juncto Pasal 29 dan atau Pasal 6 juncto Pasal 32 dan atau Pasal 8 juncto Pasal 34 Undang Undang RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi, dengan ancaman hukuman pidana maksimal lima tahun penjara.

Sementara itu, Rizieq Shihab sudah tiga kali dipanggil penyidik Polda Metro Jaya untuk diperiksa sebagai saksi kasus chat sex dan foto porno Firza. Namun Rizieq tak juga datang dan justru sedang berada di Arab Saudi.

Menanggapi itu, Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia Raja Juli Antoni mengatakan sebagai tokoh agama dan pimpinan organisasi keagamaan, Habib Rizieq Shihab seharusnya bisa menjadi teladan dalam hal menaati proses hukum.

"Mestinya dia (Rizieq) taat prosedur hukum. Dipanggil polisi datang saja. Klarifikasi juga ke publik kalau dia tidak merasa salah," kata Toni.

"Sekarang image-nya tambah negatif. Kaidahnya sederhana saja, berani karena benar takut karena salah. Jangan salahkan publik menghakimi Rizieq salah sebelum keputusan pengadilan," kata dia. 

"Dia takut untuk mengikuti proses hukum atau Rizieq sengaja menunggu dijemput paksa agar dia bisa membangun image baru dia dizolimi," ujar Toni

Toni mengatakan seharusnya Rizieq gentleman. Toni minta Rizieq berkaca pada Ahok yang selalu kooperatif dengan aparat penegak hukum.

"Bahkan, belum dipanggil pun Ahok sudah datang ke kepolisian. Tidak ada satu panggilan pun yang tidak Ahok datangi. Tidak ada satu persidangan pun yang Ahok tidak hadir. Katanya imam besar kok nyali kecil," kata Toni.




Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement