Rabu, 10 Mei 2017

Tekad dan Kerja Keras Jokowi Membangun Infrastruktur di Papua


jokowi, papua

Heronesia.com - Kondisi alam di Papua cukup sulit dan berat. Namun, tekad dan kerja keras Presiden Joko Widodo (Jokowi) mampu mengatasi kondisi alam tersebut  saat berada di Wamena, Provinsi Papua meninjau jalan yang dibangun oleh TNI.

"Kondisi alam di Wamena-Mamugu 1 sangat berat. Namun kerja keras Jokowi dengan tekad yang kuat dan komprehensif membuktikan Jokowi tidak mengalah dari beratnya kondisi alam," kata anggota DPR Komisi XI, Maruarar Sirait, Kamis (11/5/2017).

Maruarar ikut dalam rombongan Presiden, mengendarai motor trail saat menyusuri jalan sepanjang 7 km yang tengah dibangun. Sekaligus, meninjau langsung pembangunan jalan Trans Papua ruas Wamena-Mamugu 1.

Maruarar juga mendampingi Jokowi dalam kunjungan kerja Lintas Nusantara dari Aceh, Kalimantan Selatan, Maluku Utara hingga Papua.

Di Papua, Jokowi yang juga didampingi Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Menteri Pekerjaan Umum Basuki Hadimuljono dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono.

Rombongan sengaja mengendarai kendaraan roda dua tersebut agar merasakan betul kesulitan yang dialami selama proses pembangunan.

"Dengan cara ini, Pak Jokowi merasakan sulitnya jalan yang dilalui. Apalagi pihak-pihak yang pertama membuka jalan, meratakan dan membereskan proses pembangunan. Pembangunan ini juga merupakan bukti ada sinergi dan gotong royong antara TNI, pemerintah dan masyarakat setempat," ungkap Maruarar.

Papua, medannya yang begitu sulit memang menjadi hambatan sekaligus tantangan tersendiri dalam membangun infrastruktur di sana. Oleh karenanya, untuk mengupayakan percepatan pembangunan jalan Trans Papua, Kementerian Pekerjaan Umum bekerja sama dengan pihak TNI di awal pembangunan.

"Ini awalnya dikerjakan oleh TNI dulu. Saya tadi dengan Panglima lihat kesulitannya seperti apa. 
Kemudian setelah terbuka, baru Kementerian PU masuk untuk aspal, mengikuti apa yang telah dikerjakan oleh TNI. Saya kira kalau duet ini dilakukan terus ini akan mempercepat," kata Presiden.
Keterlibatan TNI ini dalam pembangunan ini, lanjutnya, sangat diperlukan. Dengan medan yang berada pada ketinggian sekira 3.200 meter di atas permukaan laut menjadikan peran TNI sangat krusial.

"Pembukaan lahan dulu oleh TNI untuk membentuk badan-badan jalan. Supaya masyarakat di seluruh Tanah Air tahu betapa sangat sulitnya membangun jalan di Papua karena tanahnya bergunung-gunung yang sangat tinggi," kata Maruarar mengutip pernyataan Presiden .

Ruas jalan yang disusuri oleh Presiden beserta rombongan kali ini merupakan salah satu ruas dari sekitar 4.300 kilometer Trans Papua yang sedang dalam proses pembangunan.

Sepanjang 3.800 kilometer sudah berhasil dibuka oleh TNI dan diharapkan pada tahun 2019 nanti seluruh ruas jalan sudah terbuka dan dapat dilalui.


"Ini tadi kita berjalan di ruas dari Wamena menuju ke Kenyam sepanjang 287 kilometer. Memang yang teraspal baru 37 kilometer, tetapi ini akan terus dikerjakan," kata Jokowi lagi. 
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement