Home Uncategorized Gatot Nurmantyo: Jangan Mengikuti Ulama yang Ingin Pecah Belah Bangsa Indonesia

Gatot Nurmantyo: Jangan Mengikuti Ulama yang Ingin Pecah Belah Bangsa Indonesia

2943
SHARE

Heronesia.com – Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menegaskan, seluruh prajurit TNI dan komponen bangsa agar tidak mengikuti ulama yang menginginkan agar bangsa Indonesia mengalami perpecahan.

“kalau ada yang mencoba pecah belah bangsa dan mencaci maki dengan berpakaian ulama, pasti bukan ulama. Oleh karenanya, jangan diikuti,” kata Panglima TNI saat berbuka puasa bersama dengan Muspida Kota Tarakan dan 1.000 anak yatim serta  4000 prajurit di Islamic Center Tarakan, Kalimantan Utara, Minggu (18/6/2017).

Walaupun ulama, kata dia, kalau justru menginginkan perpecahan di Indonesia, berarti orang itu bukan Muslim asal Indonesia.

“Jadi, kalau ada orang bersorban mengaku ulama atau kiai, tetapi berbicaara soal memecah belah bangsa, bukan kiai dari Indonesia atau orang tersebut belajar Islam dari luar negeri,” tegasnya lagi.

Umat Islam atau kiai asal Indonesia tidak menginginkan adanya perpecahan dalam bangsa ini. Bahkan, para ulama dan kiai juga ikut bersama rakyat merebut kemerdekaan bangsa Indonesia dari penjajah.

“Sejarah kemerdekaan, bahwa yang memerdekan Indonesia bukan TNI. Yang berjuang untuk kemerdekaan adalah rakyat Indonesia. Kalau ada yang ingin pecah belah bangsa, apalagi ingin merusak Pancasila berarti ulama palsu. Dalam hadits disebutkan, seorang mukmin tidak boleh mencaci maki dan mengadu domba,” ucap Panglima TNI.

Dalam kesempatan itu, Panglima TNI mengakui senang dengan perolehan hasil survei bahwa TNI mendapatkan kepercayaan tertinggi dari masyarakat Indonesia.

“Bagi TNI ini bukan prestasi luar biasa, tetapi kewajiban prajurit. TNI harus selalu dekat dengan rakyat,” ucap mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) ini.

Kedatangan Panglima TNI di Tarakan juga untuk menghadiri acara Launching Trilateral Maritime Patrol (TMP) antara Indonesia, Malaysia dan Filipina, di Lantamal XIII pada Senin (19/6).

Ketiga Menhan yakni Menhan Republik Indonesia Ryamizard Ryacudu, Menhan Malaysia Datuk Seri Hismammudin Hussein dan Menhan Filipina Delfin Lorenzana, dengan menyertakan para panglimanya juga menghadiri acara itu.

suara

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here