Home nasional Kriteria Cawapres untuk Jokowi Versi PSI

Kriteria Cawapres untuk Jokowi Versi PSI

1537
SHARE

Heronesia.com – Nama Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo digadang-gadangkan maju di Pemilihan Presiden 2019. Gatot juga disebut-sebut dipasangkan dengan Presiden Jokowi yang akan maju di Pilpres 2019.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie mengatakan masih terlalu dini untuk memberikan analisa siapa pasangan Jokowi, termasuk jika Jokowi diduetkan dengan Gatot.

“Masih terlalu dini untuk berkomentar (terkait duet Jokowi-Gatot),” ujar Grace di gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta, Selasa (10/10/2017).

Menurut Grace, calon wakil presiden yang layak dipasangkan dengan mantan Gubenur DKI Jakarta yakni harus sosok yang tidak berseberangan dengan Jokowi dan saling mengisi dalam hal melaksanakan program pemerintah nantinya.

“Yang pasti siapapun calon wakil presidennya Pak Jokowi, harus seirama dengan beliau (Jokowi), tidak kontraproduktif dan harus bisa mengkomplementer pekerjaan Jokowi. Jadi jangan sampai ada persaingan di dalam, apalagi kalau sampai langkah-langkahnya dari wakil tersebut yang malah nggak seirama dengan Jokowi, jadi malah nggak bisa mengakselerasi pergerakan Jokowi. Belum tahu siapa yang pasti kriterianya begitulah,” tutur dia.

Ketika disinggung apakah Jokowi akan menggandeng Gatot di Pilpres 2019, Grace belum mengetahuinya.

“Belum tahu,” kata Grace.

Hal yang senada jika dikatakan Ketua DPP PSI Isyana Bagoes Oka. Isyana belum bisa berkomentar jika Jokowi “menggandeng” Gatot menjadi Cawapres. Namun, ia yakin pasangan wakil presiden yang dipilih Jokowi sudah melalui pertimbangan-pertimbangan.

“Kita lihat nanti. Pak Jokowi punya pertimbangan. Saya nggak menduga. Kita lihat nanti, dalam waktu dekat akan terlihat (Cawapres Jokowi),” kata Isyana.

Survei SMRC pada periode 3-10 September 2017 menunjukkan elektabilitas Jokowi 38,9 persen. Sedangkan Prabowo hanya 12 persen. Sedangkan survei Median menggambarkan elektabilitas Jokowi 36,2 persen, sementara Prabowo 23,2 persen.

Selanjutnya Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo 1,8 persen; Agus Harimurti Yudhoyono 1,8 persen; Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) 1,7 persen; Anies Baswedan 1,6 persen; dan, Gatot Nurmantyo 1,3 persen.

(Visited 531 times, 1 visits today)
loading...