Sabtu, 25 November 2017

Presiden Jokowi Mengaku Belajar Seharian Supaya Bisa Manortor

jokowi, manortor,batak,

Heronesia.com - Presiden Joko Widodo turut melakukan manortor dalam acara adat ngunduh mantu putrinya, Kahiyang Ayu-Muhammad Bobby Afif Nasution, di Bukit Hijau Regency, Medan, Sabtu (25/11). Dia mengaku belajar tarian Mandailing itu dalam sehari.

"Belajar satu hari. Sudah tahu dan ya karena ini sebuah budaya ya sebuah acara adat yang harus kita ikuti," kata Jokowi.

Ditanya soal sulit atau tidak belajar manortor, Jokowi menyatakan, "Ya belajar ya".


Jokowi juga menjelaskan petuah yang diberikannya kepada Bobby-Kahiyang. Nasihat disampaikan dalam bahasa Batak.

"Yang pertama pantun Hangoluan teas hamatean, artinya apa bahwa untuk hidup bahagia itu harus menjaga sopan dan santun. Maka kalau tidak menjaga sopan santun, malapetaka yang akan datang," jelas Jokowi.

Nasihat kedua, suan tobu di bibir dohot di ate-ate yang artinya manis itu bukan hanya di mulut tapi juga di hati. Artinya, kebaikan yang dikatakan itu juga kebaikan yang dilakukan dengan sepenuh hati.

Yang ketiga, tangi di siluluton, inte di siriaon artinya bahwa jika ada kemalangan walaupun tidak diundang kita wajib berupaya untuk datang dan menolong. Namun jika ada kegembiraan, kita wajib datang kalau diundang. "Jelas sekali pesan-pesannya di filosofi-filosofi tadi," papar Jokowi.

"Yang keempat, bahat disabur sabi, anso adong salongon. Kalau tidak menanam kita tidak akan memetik hasilnya agar kita, artinya banyak berbuat kebaikan agar kita semua menuai kebahagiaan. Amiin. Horas," lanjutnya.
Next article Next Post
Previous article Previous Post