Minggu, 17 Desember 2017

Sandiaga Uno: Sejak Awal OK OCE Tak Bakal Beri Modal ke Warga

sandiaga uno

Heronesia.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno mengklaim, banyak pihak yang salah kaprah mengenai gerakan "One Kecamatan One Center Entrepreneurship" (OK OCE).

Ia menegaskan, program itu tidak akan memberikan modal uang kepada warga ibu kota yang ingin memulai membangun bisnisnya sendiri.

Namun, Sandi menegaskan, pemprov melalui program itu akan memfasilitasi pinjaman permodalan ke lembaga keuangan.


"Kami sejak awal sekali menyatakan bahwa Pemprov tidak akan memberikan pemodalan, gerakan OK OCE tidak akan memberikan pemodalan," klaim Sandiaga di Balai Kota Jakarta, Jumat (15/12/2017).

Ia mengatakan, satu kecamatan akan ada satu pusat kewirausahaan, yakni gerakan berbaur program yang diluncurkan oleh kemitraan pemerintah dan elemen masyarakat.

"Tapi akan memfasilitasi dengan bekerja sama dengan lembaga pembiayaan, perbankan, lembaga keuangan mikro, lembaga keuangan syariah yang memang berkompetensi untuk memberikan pinjaman permodalan," jelasnya.

Ia menuturkan, pemprov akan berkoordinasi alis “menjembatani” dengan banyak pihak untuk memfasilitasi warga mendapatkan bantuan modal.

"Kasihan kalau teman-teman memberitakannya salah. Lihat saja dari awal sekali memang kami tidak ada menjanjikan memberikan modal," tukasnya.

Dia berharap warga yang membutuhkan modal silahkan datang ke kecamatan dan itu difasilitasi.

"Jadi nanti kami sandingkan, ada bank DKI dan beberapa bank juga yang sangat tertarik untuk membantu," tuturnya.

Meski mengklaim begitu, warganet di media-media sosial tengah gencar mengunggah dan menebar foto poster kampanye Sandiaga dan pasangannya—Gubernur DKI Anies Baswedan—saat Pilkada DKI 2017.

Dalam poster-poster kampanye tersebut, tertulis bahwa Sandiaga dan Anies akan memberikan modal kepada warga yang ingin berbisnis melalui program OK OCE seandainya  mereka memenangkan kontestasi politik tersebut.



EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post