Jumat, 28 September 2018

Jokowi Bagi Sepeda Lagi, Fadli Zon Menyarankan Hal Ini

politik

Heronesia.com - Wakil Ketua DPR RI Fadi Zon menyarankan Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk mengganti hadiah bagi-bagi sepeda menjadi gantungan kunci berbentuk sepeda. Hal itu berkaitan apabila Jokowi membagikan sepeda dengan pendanaan pribadi.

Fadli membandingkan dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). SBY sempat dipermasalahkan kala membagi-bagikan bola pada masa kampanye dahulu. Saat itu SBY diprotes karena dianggap menghabiskan dana besar hanya untuk bagi-bagi bola.

"Saya masih ingat tuh pak SBY memberikan bola katanya harga bola itu seharga lebih dari berapa ratus ribu. Jadi menurut saya sepeda kan mahal tapi kalau sepeda-sepedaan, souvenir kecil itu mungkin nggak apa-apa gantungan kunci sepeda," kata Fadli Zon di Gedung KK, Kompleks Parlemen, Jumat (28/9/2018).

Saran Fadli itu sebagai bentuk mengingatkan bahwa adanya batasan yang diterapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu perihal pengeluaran dana kampanye. "Bahwa tidak boleh ada politik uang, ini menjadi politik sepeda. Kan kita nggak boleh memberikan uang terlalu banyak, sepeda kan mahal harganya sekitar 4-5 juta," pungkasnya.

Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo atau Jokowi kembali membagikan sepeda saat menyerahkan sertifikat tanah kepada warga di wilayah Kota Depok, Jawa Barat, Kamis (27/9/2018).

Kebiasaan Jokowi membagikan sepeda kepada warga yang berhasil menjawab kuis yang diajukan sempat terhenti karena ada kekhawatiran melanggar aturan selama masa kampanye Pilpres 2019.

Jokowi bercerita kembali membagikan sepeda lantaran dia sudah bertanya ke Komisi Pemilihan Umum atau KPU. Ternyata, kata Jokowi, dibolehkan KPU.
Next article Next Post
Previous article Previous Post