Kamis, 27 September 2018

Ramai Dipetisi Online Agar Mundur Dari Ketum PSSI, Edy Rahmayadi Tak Mau Mundur Edy Berdalih Bilang Begini



Heronesia.com – Edy Rahmayadi diminta mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum PSSI setelah diangkat menjadi Gubernur Sumatera Utara (Sumut). Edy pun mengaku siap mundur asal terbukti bersalah.

Di situs change.org, petisi yang dibuat oleh Emerson Yuntho dengan mewakili 32 rekannya meminta agar Edy mundur dari jabatannya di PSSI. Hingga Kamis, 27 September 2018 ini, sudah lebih dari 73 ribu ribu orang menandatangani petisi tersebut.

Petisi tersebut dibuat tepat saat Edy dilantik sebagai gubernur Sumut. Emerson mengatakan, desakan mundur dari ketua umum PSSI itu agar Edy dapat lebih fokus memimpin Sumut, regulasi yang melarang Kepala Daerah rangkap jabatan sebagai pengurus PSSI, dan merangkap jabatan rawan terjadinya ‘conflict of interest‘.

Dalam acara Mata Najwa yang ditayangkan Trans7, Rabu, 26 September 2018, petisi itu disorot. Saat acara tersebut disiarkan, petisi itu mendapatkan 60 ribuan tanda tangan.

“Jangankan 60 ribu (yang tanda tangan), satu orang pun kalau itu memang benar adanya gara-gara saya gubernur lalu terjadi itu pembunuhan, saya akan tinggalkan ini (posisi Ketua Umum PSSI). Karena berarti saya tidak becus,” tegas Edy yang hadir dalam acara tersebut.

“Yang saya takutkan, dari 60 ribu ini mungkin salah satunya menginginkan jabatan PSSI ini (ketua umum), karena saat ini dalam dunia politik,” lanjutnya.

“PSSI harus saya lindungi, karena ini amanah rakyat sampai 2020,” ujarnya Edy.

Diketahui, Edy terpilih sebagai ketua umum PSSI pada kongres di Jakarta 10 November 2016. Dalam voting dia mengalahkan Moeldoko dan Eddy Rumpoko. Kongres itu sendiri diikuti 107 voter yang terdiri dari 34 asosiasi provinsi (asprov), 70 klub (dari berbagai divisi), plus 3 asosiasi (pemain, futsal, pelatih).

Rangkap jabatan Edy kembali disoal setelah tragedi tewasnya suporter Persija Jakarta, Haringga Sirila, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (23/9). Edy dinilai kesulitan untuk fokus jika menjalankan kedua tanggung jawab itu secara bersamaan. Belum lagi soal prestasi sepakbola Indonesia.

Selain menjadi gubernur, Edy, merujuk laporan Tirto.id, merupakan pemilik 51 persen saham PT Kinantan Medan, yang menaungi PSMS Medan.
Next article Next Post
Previous article Previous Post