Selasa, 04 Desember 2018

Kali Inlet 3 Tanjung Priok Mulai Ditanami Eceng Gondok




Heronesia.com - Pemerintah Kota Jakarta Utara menguji coba pemanfaatan eceng gondok untuk naturalisasi Kali Inlet 3 atau Saluran Penghubung Bisma, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sejak Minggu (2/12/2018).

"Salah satu persoalan sungai di Jakarta, kan, tidak jernih dan banyak partikel. Kami uji coba saat ini di Kali Inlet 3," kata Kasatpel UPK Badan Air Jakarta Utara Lambas Sigalingging di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (3/12/2018).
Berdasarkan literatur yang dipelajarinya, tumbuhan eceng gondok mampu menyerap partikel-partikel dan membuat air menjadi jernih.

"Kalau dia sudah tumbuh bagus, dia bisa melindungi ikan-ikan untuk nyaman berenang, termasuk menghilangkan bau. Kenapa kali itu bau, kan karena partikel itu," ujar dia.

Uji coba dilakukan di Kali Inlet 3 karena ukurannya yang tidak terlalu besar yaitu selebar 11 meter dan mempunyai panjang 700 meter.

Lambas menuturkan, eceng gondok akan ditanam di dua area berukuran 50x11 meter.

Kedua area itu akan dipisahkan area yang tidak ditanami eceng gondok.

"Nah nanti secara periodik akan kami minta diuji lab bagaimana perkembangan air ini nantinya. Kami harapkan selama tiga bulan itu akan diujikan," kata Lambas.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, eceng gondok yang ditanam berukuran 20-25 sentimeter.

Area yang ditanami eceng gondok dibatasi sekat berbahan High Density Polyethelene (HDPE).

Sementara itu, kondisi air Kali Inlet 3 tampak berwarna keruh serta dikotori lumut-lumut dari dasar kali.

Wacana pemanfaatan eceng gondok untuk memperbaiki kualitas air pertana kali disampaikan Wakil Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim.

Menurut dia, akar eceng gondok bisa menyerap racun di air, sedangkan daunnya bisa meningkatkan estetika permukaan air.


Next article Next Post
Previous article Previous Post