Sabtu, 01 Desember 2018

Tepis Tuduhan Amien Rais, Ketum Sunanto Angkat Bicara Soal Isu Intervensi Di Muktamar PP Muhammadiyah Bungkam Amien Rais




Heronesia.com - Ketum terpilih PP Pemuda Muhammadiyah periode 2018-2022, Sunanto atau yang akrab disapa Cak Nanto, membantah adanya intervensi selama pelaksanaan muktamar. Keterangannya ini selaras dengan pernyataan caketum lainnya, Ahmad Labib.

"Enggak ada (intervensi di muktamar), enggak ada ya. Selama ini biasa saja," ujar Cak Nanto saat dihubungi detikcom, Sabtu (1/12/2018).

Isu intervensi mencuat setelah potongan video pertemuan Amien Rais dengan sejumlah anggota Pemuda Muhammadiyah tersebar. Dalam video itu Amien menyebut adanya intervensi dari Ketum dan Sekjen PP Muhammadiyah untuk memilih caketum PP Pemuda Muhammadiyah tertentu.
Cak Nanto tegas membantah isu tersebut. Dia menduga pernyataan Amien Rais yang juga mantan Ketum PP Muhammadiyah hanyalah misinformasi. "Mungkin ayahanda (Amien Rais) informasinya kurang. Jadi saya kira sampai saat ini muktamar tidak ada intervensi," jelasnya.

Saat ditanya apakah dalam kesempatan itu baik Haedar maupun Sekjen PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti, meminta agar Ahmad Fanani yang juga caketum PP Pemuda Muhammadiyah mundur, Cak Nanto membantahnya.

Cak Nanto mengakui memang sejumlah caketum PP Pemuda Muhammadiyah sempat bersilaturahmi dengan Ketum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir. Mereka bersilaturahmi untuk meminta nasihat dari tokoh Muhammadiyah tersebut.

"Itu silaturahmi biasa, itu ada saya di situ. Sebagai kandidat sama Labib, silaturahmi sama ayahanda (Haedar Nashir dan Abdul Mu'ti) minta nasihat, minta izin mau berkompetisi," paparnya.

Tentu saja niat para caketum PP Pemuda Muhammadiyah tersebut disambut baik oleh Haedar. Kepada para juniornya Haedar berpesan agar siapapun yang terpilih dalam pemilihan ketum di muktamar harus tetap menjaga marwah Muhammadiyah.

"Ya suruh (kami) jaga marwah Muhammadiyah, berkompetisi dengan baik, menjaga etika, begitu saja," ungkapnya.

"Enggak ada, enggak ada. Enggak ada permintaan apapun dari ayahanda (Haedar Nashir), hanya menasihati saja," ungkapnya. Bagaimana dengan Abdul Mu'ti. "Enggak, enggak (ada permintaan) . Bahkan saya enggak pernah WA beliau selama proses," lanjutnya.

Bantahan serupa juga disampaikan salah satu caketum PP Pemuda Muhammadiyah, Ahmad Labib. Dia tegas membantah adanya intervensi untuk memenangkan caketum tertentu dalam pelaksanaan Muktamar XVII Pemuda Muhammadiyah.

"Tidak benar berita bahwa kami dihalang-halangi maju sebagai caketum (PP Pemuda Muhammadiyah) oleh Pak Haedar (Ketum PP Muhammadiyah) dan Pak Mu'ti (Sekjen PP Muhammadiyah)," pungkas dia.


Next article Next Post
Previous article Previous Post