Selasa, 26 Februari 2019

Dibully Netizen Indonesia, Admin Fanpage Bola Vietnam Menyerah dan ''Angkat Bendera Putih''




Heronesia.com - Setelah fanpage troll bola Kamboja menjadi target bully-an, netizen Indonesia bersatu mengalihkan energinya menyerang sebuah fanpage sepakbola Vietnam.

Dilihat Tribunjateng.com, serangan itu semakin menguat lima jam terakhir dalam euforia Piala AFF U22.

Perbedaan dari serangan sebelumnya, VietNam Football fanpage yang digempur ini bukan akun troll melainkan berisi informasi mengenai perkembangan sepakbola negaranya.

Adapun FP Cambodian Football News & Troll yang pertama jadi sasaran bully memang merupakan akun troll.
Warganet Indonesia sesaat melupakan identitas pribadi, kelompok, komunal, komunitas, dan latar belakang demi merisak akun tersebut.

Begitu gencarnya bully-an tersebut, sampai-sampai admin akun tersebut meminta agar serangan dihentikan.

Masalah bermula ketika FP itu mengunggah foto yang memperlihatkan kaki Osvaldo Haay mengenai kepala pemain Vietnam.

Pelanggaran ini terjadi dalam laga semifinal Piala AFF U22 di Kamboja.

Unggahan ini disertai status dalam bahasa Viet yang kira-kira merupakan sindiran atau kritik terhadap pelanggaran tersebut.



Bagai mengundang malapetaka, unggahan ini dibanjiri bully-an netizen Indonesia.

Sejak naik pada Minggu (24/2/2019) pukul 20.30 hingga sekarang, postingan ini sudah mendapat 4.300 komentar.

Kemudian dibagikan 588 kali dan mendapat 602 likes atau emot lain.

Tentu saja rata-rata merupakan hujatan kepada admin dari netizen kita, baik yang disampaikan dalam bahasa Viet, Inggris, Indonesia atau bahkan bahasa daerah masing-masing.

Reza Maulana: Vietnam gaya gayaan lawan supporter indonesia, lawan supporter bayangkara sama ps tira aja dulu wkwkwkw
vietnam is full of s**t

Abi: Hehe Sebener nya tuh gw cape udh dari Kamboja ke indonesia trus dapet kabar lagi kalo vietnam ngikut ngajak perang tapi ini gw lakuin demi indonesia!!

Sudarmadi: Dasar pecundang, kalah ya kalah

Serangan ini terus berlanjut postingan lain yang dinaikkan admin FP ini.

Sampai-sampai yang bersangkutan mengunggah permintaan agar bully-an itu dihentikan, dalam bahasa Indonesia!

Unggahan ini pun kembali diserang bully-an sehingga mendapat 2.500 komentar dalam waktu 8 jam sejak naik.

Mayoritas netizen menyatakan perisakan ini hanya respons atas admin yang mencari gara-gara lebih dulu.

Sebuah unggahan pun kembali dinaikkan admin VietNam Football yang intinya meminta agar warganet Indonesia menjaga hubungan baik antara kedua negara.

Perlu diketahui, sebelum laga timnas U22 vs Vietnam U22 di semifinal Piala AFF U-22 berlangsung, Minggu (25/2/2019), netizen Indonesia bersatu bully sebuah fanpage bola Kamboja.

Serangan itu masih berlanjut hingga hari ini setelah hasil babak empat besar Piala AFF U22 diketahui. 

Fanpage tersebut, Cambodian Football News & Troll, merupakan akun troll yang memang menaikkan unggahan provokatif demi mendapatkan banyak respons.

Tampaknya, mereka pun mendapatkan panenan besar atau dalam istilah internet menjaring banyak ikan.

Seperti diketahui, timnas U22 lolos ke final Piala AFF U-22 berkat kemenangan 1-0 atas Vietnam.

Di laga semifinal selanjutnya, tuan rumah Kamboja U-22 gigit karena karena kalah adu penalti dari Thailand.

Sebelum dua laga itu berlangsung, admin Cambodian Football News & Troll mengunggah sebuah postingan provokatif.

Unggahan itu berupa gambar prediksi skor masing-masing pertandingan.

Tidak berapa lama setelah unggahan ini naik, netizen Indonesia pun segera beramai-ramai mem-bully.

Mereka juga membagikannya di grup-grup komunitas Facebook, bahkan yang sama sekali tidak terkait dengan sepakbola atau olahraga.

Unggahan itu menyentuh emosi netizen yang merasa Indonesia dientengkan oleh admin FP troll tersebut.

Terlebih timnas U22 lolos ke semifinal setelah menaklukkan tuan rumah Kamboja 2-0.

 Sejak diunggah pada Minggu dini hari sekitar pukul 01.00 WIB, postingan ini sudah dibagikan 5.700-an kali.

Unggahan ini juga sudah mendapat sekitar 15 ribu komentar dan 4.100-an emoticon.

Tentu saja rata-rata komentar itu berasal dari netizen Indonesia berupa bully-an.

Tidak hanya admin atau fanpage-nya yang diserang, melebar hingga ke masalah sosial dan kebangsaan.

Serangan tidak berhenti pada unggahan tersebut.

Unggahan-unggahan berikutnya tetap mendapat bully-an netizen Indonesia, bahkan untuk postingan yang sama sekali tidak terkait Piala AFF U22.

Termasuk postingan mengenai hasil pertandingan di Liga Inggris dan Piala Liga Inggris yang naik sekitar pukul 08.00 WIB.

Beberapa netizen Kamboja menyarankan agar admin FP ini menghapus unggahannya yang provokatif terhadap timnas U22 Indonesia.

Bahkan ada yang mempertanyakan mengapa serangan netizen Indonesia terus berlanjut di postingan yang berbeda.

Dia belum tahu bahwa warganet negara kita memang sangat reaktif terhadap segala provokasi atau hasutan.

Sehingga akun troll atau shitposting berkembang pesat dan memiliki banyak pengikut.

Di sisi lain, admin FP bola Kamboja ini bisa jadi semakin girang mendapat "tangkapan ikan" yang banyak sesuai sifat akunnya: nge-troll.



Loading...
Next article Next Post
Previous article Previous Post