Hati Ayam Bertuliskan Angka Belum Dikubur, Tunggu Keputusan Pendeta

Heronesia.com – Hati ayam bertuliskan angka yang hebohkan jemaah Gereja Sonaf Neka Huilelot di Desa Huilelot, Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), rencananya akan dikubur. Namun, hal itu menunggu keputusan para pendeta di gereja tersebut.

“Itu menurut yang saya dengar (akan dikubur), tapi kebetulan di gereja kita hari ini ada musyawarah pelayanan, jadi di situ semua nanti pendeta-pendeta akan bersuara (mengeluarkan pendapat) di situ,” ujar Ketua Unit Pembantu Pelayan Kaum Ibu Gereja Sonaf Neka Huilelot, Rosalin Radjakale, saat dihubungi detikcom, Rabu (13/2/2019).

Rosalin belum mengetahui kepastian hati ayam itu akan dikubur. Sebab, para pendeta ingin melihat terlebih dahulu hati ayam yang bikin heboh tersebut. Sementara saat ini, hati ayam masih disimpan dalam kulkas.

“Maksudnya begini hari ini itu kita akan musyawarah pelayanan jadi karena ada kejadian seperti itu jadi maksudnya pendeta-pendeta mau lihat kondisi hati ayamnya. Jadi masih disimpan dalam kulkas,” ucapnya.

Sebelumnya, Rosalin mengatakan deretan angka dan huruf di hati ayam tersebut memang benar adanya. Ayam itu dibeli hidup dan dipotong untuk konsumsi rapat gereja pada Senin (11/2). Dari 2 ayam yang akan dipotong, hanya satu yang hatinya ada huruf dan angka.

“Ada yang bilang (huruf dan angka di hati ayam) 10D2E01. Kalau yang katong lihat 10DSE01 terus ada angka 2020 di bawahnya. Ada yang bilang seperti bahasa Yunani. Masing-masing punya versi lah,” katanya saat dihubungi, Selasa (12/2).

Hati ayam itu pun akhirnya disimpan di kulkas. Sedangkan 2 ayam tadi tetap dimasak dan dijadikan konsumsi rapat. Namun beberapa orang enggan makan karena takut. Menurut Rosalin memang ada banyak penafsiran soal huruf dan angka di hati ayam ini. Ada yang mengaitkannya dengan pertanda baik, ada pula yang mengaitkan dengan bencana.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *